Pidato dan isi atau kompoisisi dalam naskah pidato



Yang disebut berpidato adalah berbicara di depan banyak orang dengan tujuan atau maksud tertentu dan dalam pembahasan tertentu. Dengan demikian, apabila kita berbicara didepan 2 sampai 3 orang saja belum bisa disebut berpidato. Misalnya, berbicara di depan teman/saudara sendiri dan sebagainya.

Nah, yang dimaksud banyak orang tersebut tidak ada ukuran yang umum. Tapi maksud dari banyak ini mempunyai batasan, sekelompok orang yang berkumpul, umpamanya 20 orang keatas. Kemudian yang dimaksud dengan maksud/tujuan tertentu dan pembahasan tertentu tersebut adalah dalam penyampaian pidato tersebut mengenai suatu hal, soal, masalah, dan sebagainya. Misalnya pidato mengenai Hari Buruh, pidato kenaikan kelas, pidato dalam pembukaan suatu acara dan sebagainya. Jadi, pembicaraan dalam pidato mempunyai maksud tersendiri. Berbicara biasa yang tidak mempunyai maksud atau berbicara seperti biasanya belum bisa disebut berpidato.

Dalam menyampaikan pidato tidak sembarangan untuk berbicara. Namun ada susunan - susunan yang perlu disampaikan secara runtut dari awal sampai akhir. Banyak orang - orang yang berpidato tanpa menggunakan teks atau susunan - susunan dalam berpidato atau bisa disebut luar kepala (tanpa teks). Tapi, banyak juga yang menggunakan teks agar dapat membantu orang yang berpidato supaya runtut dalam menyampaikan maupun sekedar pengingat apa saja yang harus disampaikan. Lalu apa saja komposisi yang harus ada dalam sebuah naskah pidato ?

Naskah pidato yang tidak dituliskan atau luar kepala maupun yang dituliskan hendaklah dengan komposisi sebagai berikut :

1. Salam Pembuka
Memberikan salam kepada pendengar, misalnya jika didepan umat muslim mengucapkan, Assalamu’alaikum Wr. Wb.
2. Pendahuluan
Mengucapkan puji syukur kepada Tuhan YME. Kemudian dilanjutkan dengan ucapan terimakasih atas kehadiran tamu undangan dan hadirin yang datang. Selanjutnya adalah uraian tentang pengantar isi pidato.
3. Pokok isi
Masalah yang diuraikan dari A-Z atau permasalahan yang ingin disampaikan. Misalnya, apabila berpidato pada acara kelulusan berarti menyampaikan tentang kelulusan itu sendiri, proses dalam kelulusan, tujuan dari sebuah kelulusan, yang dilakukan setelah lulus, dan sebagainya.
4. Kesimpulan
Inti dari pokok permasalahan atau inti dari materi yang sudah disampaikan, agar pendengar mudah memahami apa yang sudah disampaikan dari A-Z.
5. Harapan 
Menyampaikan nasihat-nasehat sebagai dorongan agar hadirin menaruh simpati, kepercayaan, minat, dan sebagainya.
6. Penutup
Menyampaikan terimakasih lagi kepada hadirin yang sudah memperhatikan dan menyempatkan hadir. Kemudian, menyampaikan permohonan maaf apabila dalam berpidato terdapat kesalahan yang tidak disengaja.
7. Salam penutup
Mengucapkan salam kepada hadirin, misalnya ketika didepan umat muslim berarti mengucapkan Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

No comments for "Pidato dan isi atau kompoisisi dalam naskah pidato"